Penyakit Apa Saja Yang Menghambat Kehamilan

Memiliki seorang anak adalah sebuah harapan besar untuk pasangan yang baru saja menikah, dan untuk mewujudkan hal tersebut tidak semua pasangan dengan mudah akan memiliki keturunan, entah itu karena faktor kesuburan yang kurang atau karena kebiasaan hidup baik dari pola makan atau kegiatan yang dapat menyebabkan dirinya dan pasangannya sulit di anugerahi kehamilan.

Pasangan suami istri yang normal tentu saja tidak akan mempermasalahkan hal diatas karena walau tanpa usaha yang signifikan pun ia akan tetap bisa hamil. Namun untuk beberapa pasangan yang lain tidak demikian, dan dibawah ini adalah penyebab sulit hamil yang mungkin akan berguna untuk anda dan pasangan yang sedang berusaha untuk mendapatkan keturunan. Adalah penyakit yang menghambat kehamilan menjadi salah satu yang perlu untuk anda ketahui.

Jenis Penyakit Penghambat Kehamilan

  • Sindroma Antikardiolipin

Dari beberapa sumber menyebutkan bahwa ada 17 persen ibu yang sedang hamil mengalami masalah antikardiolipin (Cardiolipin Antibodies yang biasa disingkat menjadi “ACA”) yaitu kondisi disaat tubuh justru menghasilkan antibodi yang menyerang antikardiolipin. Hal inilah yang dapat menyebabkan pembekuan darah, dan apabila pembekuan tersebut terjadi di plasenta akan menghambat aliran oksigen dan zat gizi yang mengarah ke janin.

  • Masalah Sperma Suami

Kasus yang paling sering dikeluhkan adalah pergerakan sperma pria yang lamban. Pergerakan yang lambat ini bisa menyebabkan sperma lebih sulit untuk berenang mencapai sel telur yang berefek pada tidak terjadinya kehamilan. Selain itu, terkadang antibodi wanita yang terlalu tinggi bisa juga menyebabkan sulit terjadinya kehamilan karena antibodi menganggap sperma sebagai zat asing yang kemudian akan mematikannya ditengah perjalanan menuju sel telur untuk pembuahan.

  • Menopause Dini

Pada umumnya wanita mengalami menopause adalah pada usia minimal 40 tahun, namun fakta membuktikan bahwa ada sekitar 6 sampai 7 persen wanita usia produktif (usia 20an tahun) yang sudah mengalami menopause dini, hal inilah yang sedikit banyaknya menyebabkan pasangan lebih sulit untuk mendapatkan kehamilan. Dalam mengatasi hal ini biasanya berkonsultasi dengan dokter adalah solusi yang paling tepat.

  • Penyakit Endometriosis

Dikarenakan adanya masalah jaringan pembentuk pada dinding rongga rahim yang tumbuh diluar rongga rahim (tidak pada tempat yang seharusnya), biasanya terjadi di dekat saluran telur atau ovarium. Penelitian membuktikan ada sekitar 5 sampai 15 persen wanita dalam usi produktif mengalami masalah seperti ini.